Senin, 05 Desember 2011 0 komentar

“Hargai sekecil apapun karyamu sendiri!”


“Mana tulisanmu?” tanya Ali pada Rey.

“Nggak ah, ga akan sebagus tulisanmu li…..” jawab Rey sambil menyembunyikan kertas yang sedang ada di tangannya.

NGGAK PEDE! Itulah penyakit. 

Seringkali kita disibukkan dengan pikiran kita sendiri. Ketidakpedean kita dalam sesuatu membuat diri takkan pernah berkembang. Terkurung dalam dinding salju tebal yang kita buat sendiri.
Oh No!!!! jangan biarkan itu terjadi. Bangkitlah! 

Apa yang membuatmu nggak pede? Apa?

Tak perlu takut teman… Allah bersama kita. Selama kita masih punya akal, masih punya tangan dan hati nggak perlu ada yang kita takutkan. Pede aja lageee!!! 

Ketika kita masih terhitung pemula dalam sesuatu hal, tak perlu minder! Jangan ga pede! Itu semua hanya proses. Tenang aja. Aku ingat tulisan kakak angkatku di salah satu lembaran kertas binderku. Bunyinya

Hargai sekecil apapun karyamu sendiri!”

Bagaimana orang lain akan menghargai karyamu jika kau sendiri tidak mampu menghargai karyamu sendiri! Itulah yang selalu kakak angkatku katakan kepadaku ketika aku mengeluh dan patah semangat.
Ya…kau hanya perlu pede..hargailah karya sendiri. Namun tak pula berbangga hati dulu. Teruslah belajar agar kualitas karyamu semakin baik, bukan karya kecil lagi yang kau buat tapi karya besar!

Ayo….semangat berkarya!!!
Minggu, 04 Desember 2011 0 komentar

MAKSIMAL!!!


Lakukan dengan Maksimal.

A : “Cerita yang kau buat bagus!”
B : “Itu karena aku berusaha maksimal untuk membuat pembaca terkesan.”

Itu salah satu obrolanku dengan sahabat baruku ini. Dia seseorang yang nampak selalu bersemangat dimataku. Dia benar-benar membuatku iri! Banyak pelajaran yang ku ambil dari orang ini. Salah satunya isi dalam obrolanku diatas. Dia bukan penulis tapi bisa membuat cerita yang menurut pandanganku mempunyai deskripsi yang bagus.
0 komentar

Pecahkan saja biar selese!


Stressssssss!!!

Banyak masalah? 

Tentu saja. Tiap manusia bernyawa pasti mempunyai masalah. Kalau ada seseorang yang mengatakan dia tak punya masalah berarti “Dia yang bermasalah!”

Terkadang setiap kepala merasa dirinya yang paling sengsara. Seakan-akan dirinyalah satu-satunya orang yang paling banyak memiliki permasalahan hidup. Sampai muncul kata-kata, “Ah, kamu masalahnya sih itu aja, aku nih banyak banget masalah!” Kebanyakan manusia merasakan hal itu, tak terkecuali yang menulis artikel ini, hehe. Pernah selintas terpikir “Kalau saja aku jadi dia, pasti ku takkan punya banyak masalah.” Contoh kecil,
 
;